Borneo Tribal Revival Conference 2019 – Mengembalikan Penyembahan ke TempatNya

Mengembalikan Penyembahan ke Tempat-Nya Video ini berisi bagaimana perjalanan anak-anak yang merasakan kasih Tuhan ingin membagikan kasih yang mereka dapat untuk Borneo. Dan ada kerinduan untuk mengembalikan semua penyembahan ke tempat yang benar yaitu menyembah Tuhan Yesus Kristus. Supported by Kingdom Family Network dan Fire Generation

Kasih itu mengalahkan rasa tidak percaya dirinya untuk bersaksi pada Ibadah Perdana Fire House Simo

Kasih itu mengalahkan rasa tidak percaya dirinya untuk bersaksi Ada berbagai macam cara untuk kita menyaksikan cinta kasih Tuhan yang kita alami. Seringkali kendala terbesar yang mengahalangi kita untuk bersaksi adalah kurangnya rasa percaya diri untuk berbicara didepan banyak orang. Namun, ada yang berbeda ketika sesi kesaksian di ibadah perdana Fire House Simo. Beza Archiano

“Waktunya kampus-kampus membangun gelombang pujian dan penyembahan untuk menarik kembali belas kasih Tuhan bagi kampus-kampus di Indonesia”

“Ini adalah waktu yang tepat untuk membangun gelombang pujian dan penyembahan di setiap kampus untuk menarik kembali belas kasih Tuhan bagi kampus-kampus yang ada”, adalah pesan utama dari Campus Awakening  Mini Gathering yang diadakan Selasa, 30 Oktober 2018 di Rumah Doa Segala Bangsa  Kartasura. CA Mini Gathering ini adalah langkah awal yang diadakan untuk mempersiapkan

Dia Tuhan yang tak pernah ingkar janji! Dari Colomadu untuk bangsa-bangsa

8th Fire House Colomadu Shallom, Yesus Tuhan! 8 oktober 2010 adalah hari lahirnya FH Colomadu. Awal dimana Tuhan menuliskan ceritaNya atas kecamatan Colomadu, kabupaten Karanganyar. 8 tahun bukan waktu yang singkat untuk FH Colomadu berjalan, banyak hal yang sudah kami lewati bersama Tuhan, setiap kami melangkahkan kaki untuk mengerjakan kota ini disitu juga Tuhan semakin

Sebuah Perjalanan Ketaatan

  Revival Meeting Karanganyar “Kasih Melanda”   Bagi kami Revival Meeting Karanganyar ini adalah sebuah Perjalanan ketaatan. Dalam acara kemarin kami tidak berekspetasi banyak, kami hanya belajar untuk mendengar dan taat pada apa yang Tuhan mau. Kami bukanlah orang orang yang mampu yang mempunyai pengalaman dalam beracara, kami sangat jauh dari itu. Kami sangat ketakutan