<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fire Generation</title>
	<atom:link href="http://firegeneration.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://firegeneration.org</link>
	<description>http://firegeneration.org</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Aug 2011 21:19:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Letti La Jesus</title>
		<link>http://firegeneration.org/archives/363/letti-la-jesus/</link>
		<comments>http://firegeneration.org/archives/363/letti-la-jesus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 21:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://firegeneration.org/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia adalah Negara dengan hasil buminya yang luar biasa,hasil laut yang melimpah, tambang-tambang minyak, emas, batubara, mineral yang sangat melimpah serta memiliki hutan-hutan tropis yang telah menjadi jantung dunia yang didalamnya terdapat keanekaragaman flora dan fauna. Sumatra dengan hasil buminya, Jawa sebagai lumbung padi, Kalimantan dengan hasil hutannya, Sulawesi dengan hasil lautnya, Papua dengan tambangnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia adalah Negara dengan hasil buminya yang luar biasa,hasil laut yang melimpah, tambang-tambang minyak, emas, batubara, mineral yang sangat melimpah serta memiliki hutan-hutan tropis yang telah menjadi jantung dunia yang didalamnya terdapat keanekaragaman flora dan fauna. Sumatra dengan hasil buminya, Jawa sebagai lumbung padi, Kalimantan dengan hasil hutannya, Sulawesi dengan hasil lautnya, Papua dengan tambangnya, Bali dengan keindahannya dan semua pulau dengan semua kekayaannya yang tersembunyi. Indonesia memiliki banyak pulau-pulau besar dan kecil yang membentang dari sabang sampai merauke seperti pulau Kalimantan, Sumatra, Jawa, Sulawesi, Papua yang merupakan nama-nama pulau besar yang ada dan Indonesia menjadi salah satu Negara terbesar penduduknya di dunia dengan menempati peringkat nomor empat didunia tetapi dari beberapa pulau besar di Indonesia yaitu pulau Jawa adalah pulau yang paling padat jumlah penduduknya dibandingkan dengan pulau-pulau besar lainnya dan dari semua kekayaan alam, laut, hasil bumi yang begitu banyak ada satu kekayaan Indonesia yang paling berharga dimata Tuhan yaitu orang-orangnya yang ada dibangsa Indonesia karena Yesus mengasihi orang-orang di Indonesia dan hati-Nya menangis untuk Indonesia karena Indonesia ada didalam hati-Nya maka hari-hari ini mata Tuhan tertuju kepada pulau-pulau dibangsa ini Ia merindukan ada pemulihan atas bangsa ini untuk mencurahkan lawatan berkat-berkatnya dan memenangkan Indonesia dan mencari orang-orang mau punya hati untuk diutus ke sekolah-sekolah, kota-kota dan pulau-pulau yang ada dibangsa Indonesia untuk menyatakan isi hati Tuhan.<span id="more-363"></span></p>
<p>Terdapat sekitar 17.504 pulau besar dan kecil di Indonesia salah satu diantaranya ada sebuah pulau yang bernama pulau Leti, pulau ini terletak diprovinsi Maluku tepatnya dikabupaten Maluku Barat Daya yang berdampingan dengan dua pulau kecil disebelahnya yang bernama pulau Moa dan Lakor sehingga membentuk sebuah gugusan tiga pulau kecil. Pulau ini dikelilingi dengan tebing dan beberapa pantai yang sangat bersih dan indah. Ada dua puluh desa dengan jumlah penduduk yang tinggal dipulau tersebut sekitar Sembilan ribu jiwa sedangkan penduduk aslinya berkulit hitam dan semua orang yang berada dipulau Leti beragama Kristen sehingga terdapat juga beberapa gereja. Moyoritas pekerjaan penduduknya adalah menjadi seorang nelayan, berkebun, menggembalakan kerbau, sapi dan domba. Dipulau ini peneranagan listrik hanya ada pada malam hari saja dan tidak terdapat sinyal handphone ataupun internet. Kehidupan orang-orang dipulau ini sangat rusak segala kejahatan ada terdapat disini perkelahian, mabuk-mabukan,Dll tetapi dari pulau yang kecil dan tidak terlihat ini dibalik semua itu ada rencana Tuhan yang luar biasa karena pulau ini sudah ada dihatinya Tuhan dan ada didalam rencananya Tuhan karena Ia mau bergerak untuk memulihkan dan memenangkan pulau ini. Pulau Leti memerlukan belaskasihan dan kasih seorang Bapa yang disurga karena Yesus adalah jawaban bagi semua orang.</p>
<p>Pada bulan Februari 2011 ada dua belas orang dari kota Solo melakukan perjalanan menuju pulau Leti kami menyebutnya dengan <strong><em>“ Mission Trip to Leti “.</em></strong> Sebuah kasih karunia yang Tuhan beri kalau hal ini dapat terjadi karena orang-orang yang  biasa dipakai Tuhan untuk diutus ke pulau-pulau<strong><em>. </em></strong>Tim tiba dipulau leti sekitar pukul 23.00 WIT karena ada gelombang yang tinggi maka kapal yang ditumpangi tidak dapat merapat kedermaga yang ada dipulau Leti dan membuat tim turun ditengah-tengah laut bersama penumpang yang lain sehingga tim harus mau menaiki perahu kecil untuk menuju pulau dengan keadaan angin kencang, gelap dan gelombang yang tinggi bersama banyak orang yang ada didalam perahu tersebut, pada saat itu ada seorang ibu yang berteriak-teriak memanggil nama Tuhan Yesus karena sangat ketakutan kalau perahu yang ditumpangi akan tenggelam berkali-kali ia katakan “ Tuhan Yesuse..Tuhan Yesuse ampuni..” Setelah tiba dipantai perjalanan dilanjutkan dengan menaiki mobil pick up untuk menuju tempat istirahat karena kemurahan Tuhan yang luar biasa selama dipulau Leti tim tinggal disebuah pastori dari salah satu gereja yang ada di pulau tersebut. Setelah tiba di pulau tersebut, tim mencoba untuk melihat-lihat keadaan pulau tersebut dan kita tunjukkan ada sebuah tempat penyembahan berhala yang ada di pulau itu lengkap dengan mezbahnya yang masih tertata dari dari batu-batu. Pada suatu ketika dilakukan sebuah tindakan profetik yaitu ada sebidang tanah yang dari pemiliknya diberikan untuk Tuhan lalu tim berdoa diatas tanah tersebut setelah selesai tim dibagi beberapa kelompok untuk menancapkan beberapa panji-panji sebagai tanda bahwa tanah ini adalah miliknya Tuhan, banyak hal yang Tuhan bukakan selama satu bulan di pulau tersebut diantaranya melakukan ibadah KKR dan melakukan pelayanan dibeberapa sekolah yang ada dipulau Leti.</p>
<p>Ada tiga sekolah yang dilayani dan diadakan dua kali ibadah KKR selama pelayanan di pulau leti yang pertama KKR untuk umum dan KKR yang kedua khusus untuk anak-anak muda. Pada malam KKR orang-orang datang dengan berjalan kaki, mengendarai sepeda motor ada juga yang menaiki mobil terbuka dan truk bersama-sama untuk hadir ketempat ibadah di KKR yang pertama sekitar  lima ratus orang hadir dalam ibadah KKR hingga gereja yang dipakai ibadah tidak cukup untuk menampung orang-orang yang datang karena tempat sudah tidak cukup lagi maka ada banyak yang harus duduk diluar gereja disebelah gedung gereja, didepan pintu masuk sampai ada beberapa orang yang berdiri didepan pagar kegereja karena tempat sudah penuh dan setiap ada orang lewat didepan gereja maka mereka berhenti dan ikut ibadah walaupun berada diluar pagar gereja. Saat puji-pujian mereka sangat bersemangat dan dapat mengikuti setiap puji-pujian yang dibawakan pada malam itu dan lawatan Tuhan turun Ketika altar call berlangsung bahkan bisa sampai malam tetapi karena banyak manifestasi yang masih tercampur dengan emosi dan belum bisa dikontrol maka ibadah dihentikan. Setelah altarcall selesai maka bapak gembala mengambil alih lalu beliau berkata tentang kesatuan dan menyanyikan dua lagu maluku kemudian ditutup dalam doa. Banyak anak muda yang rindu dilayani secara mentoring pada saat ibadah sudah selesai maka tim melayani mereka sampai larut malam. Pada ibadah KKR yang kedua  Sebelum KKR dimulai diadakan doa persekutuan yang diikuti semua pelayan Tuhan yang akan melayani di KKR. Pada KKR yang kedua ini sekitar tiga ratus anak muda hadir di ibadah KKR ada juga yang sampai duduk diluar gedung gereja karena tempat yang digunakan tidak cukup lagi, melalui dua kali KKR yang diadakan ini dapat terlihat begitu banyak anak-anak muda yang sangat haus dan lapar akan Tuhan. Firman Tuhan yang diberikan tentang “ Nazir Allah “ kemudian disela firman Tuhan menyaksikan klip Fire Conference 2010. Ketika firman Tuhan selesai kemudian dilanjutkan dengan berdoa dan altarcall malam itu berjalan dengan baik tetapi karena tempat yang sesak maka altarcall berlangsung tidak lama dan difokuskan dengan mentoring bahkan sampai beberapa hari setelah KKR selesai masih ada banyak anak-anak muda yang datang ketempat tim tinggal untuk rindu dilayani secara mentoring.</p>
<p>Tim tidak hanya bergerak di KKR saja tetapi juga bergerak disekolah-sekolah SMP dan SMA dipulau Leti dan ada tiga sekolah yang dilayani. Pelayanan RIS ( Revival in school ) yang pertama diSMP N 1 Leti, Siang itu sangat panas sekali semua tim berjalan kaki menuju sekolah SMP N 1 Leti karena sekolah yang akan dilyani tersebut tidak jauh dari tempat tim tinggal maka hanya dengan berjalan kaki saja untuk menuju sekolah tersebut. Pada saat itu RIS berjalan cukup singkat waktu yang diberikan hanya 60menit saja dan itupun melalui proses yang cukup panjang  sebelum RIS dimulai beberapa dari tim dipanggil untuk disidang karena ada beberapa orang yang mempersulit untuk terlaksananya pelayanan di sekolah tersebut pada saat itu bahkan bapak camat dan polisi datang untuk meninjau kegiatan pelayanan RIS tetapi hal itu tidak menjadi masalah melainkan sebuah tantangan. Akhirnya ibadah pun dimulai ada sekitar 260 siswa yang hadir dan dilayani. Ketika puji-pujian hanya satu lagu yang dinyanyikan dan firman Tuhan juga disampaikan dengan singkat yaitu mengenai hidup yang berharga, memiliki mimpi untuk ke masa depan setelah itu siswa dilanjutkan mentoring. Setelah melayani di SMP N 1 Leti tim diberi kesempatan untuk melayani disebuah sekolah SMP yang lain ada sekitar 150 siswa yang hadir Ketika puji-pujian mereka sangat semangat hampir semua siswa melompat-lompat dan bergandeng tangan karena sukacita, saat firman Tuhan ada salah seorang dari tim yang memberikan kesaksian tentang cinta kasih Tuhan dan pertobatannya saat berjumpa dengan Tuhan secara pribadi. Setelah firman dilanjutkan dengan berdoa dan lawatan Tuhan turun atas siswa yang hadir ada beberapa mereka menangis dan melompat-lompat karena dilawat Tuhan dan kemudian dilanjutkan dengan mentoring. Pada RIS ketiga berada pulau Moa yaitu sebuah pulau yang berada diseberang pulau Leti tepatnya di SMA N 1 Moa, setelah tim tiba disekolah tersebut sebelum melayani  tim diminta untuk berdoa terlebih dahulu bersama-sama di ruang guru bersama dengan guru-guru kemudian RIS pun dimulai dan semua guru mengikuti ibadah dan  ada juga beberapa guru yang duduk bersama murid-muridnya. Walaupun saat puji-pujian mengalami sedikit kesulitan tetapi ibadah tetap bejalan dengan baik dan murid-murid sangat antusias bahkan ketika firman Tuhan disampaikan mereka mendengarkan dengan baik, kemudian altarcall dan murid-murid yang hadir didoakan satu persatu dan setelah ibadah selesai seperti biasa dilanjutkan dengan mentoring dan ketika mentoring berlangsung mereka mulai terbuka ada juga beberapa kelompok yang dibagi saat itu dilanjutkan dengan berdoa bersama kelompoknya kemudian hari itu ditutup dengan foto bersama.</p>
<p>Biar kehendak-Nya yang jadi atas pulau Leti Karena kehendak-Nya jugalah maka tim Mission trip to Leti dapat melayani dipulau Leti dan melalui pelayanan ini banyak pintu-pintu yang Tuhan bukakan dan pada akhir bulan agustus 2011 ada “  Mission trip to Leti 2 “  akan ada sebelas orang yang diutus ke pulau Leti karena api yang beberapa bulan yang lalu dibagikan sekarang dengan cepat menjadi semakin besar sehingga pada tanggal 29-31 agustus diadakan  KKR dipulau Moa. <strong><em>God bless Leti…</em></strong></p>
<p><strong>Pray For Leti….</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://firegeneration.org/archives/363/letti-la-jesus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesaksian anak-anak saat Fire Conference</title>
		<link>http://firegeneration.org/archives/355/kesaksian-anak-anak-saat-fire-conference/</link>
		<comments>http://firegeneration.org/archives/355/kesaksian-anak-anak-saat-fire-conference/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 12:09:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://firegeneration.org/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[1. Dinda (FH Kartasura) Workshop hari pertama (tgl 7 Juli 2011), diajak Tuhan lihat tahtaNya dan Tuhan sedang bertahta  di tahtaNya. Tuhan bilang, “lihat sekelilingmu sekarang nak…” dan ternyata semuanya jadi lautan darah. Dan Tuhan bilang “sudah terlalu banyak darah orang yang belum diselamatkan. Tuhan bilang lagi “ SAATNYA BERPERANG NAK….” Revival Night hari ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. </strong><strong>Dinda (FH Kartasura) </strong></p>
<p><strong>Workshop hari pertama (tgl 7 Juli 2011)</strong>, diajak Tuhan lihat tahtaNya dan Tuhan sedang bertahta  di tahtaNya. Tuhan bilang, “lihat sekelilingmu sekarang nak…” dan ternyata semuanya jadi lautan darah. Dan Tuhan bilang “sudah terlalu banyak darah orang yang belum diselamatkan. Tuhan bilang lagi “ SAATNYA BERPERANG NAK….”</p>
<p><strong>Revival Night hari ke 3 (tgl 8 Juli 2011),</strong> liat air ada di atas kayak hujan turun di atas kita. Lalu ada pasukan yang muka dan cirri – cirinya sama semua disekeliling  kita. Dan pada waktu Ko Hany nyuruh kita gendengan tangan, ternyata posisi kita gandengan tangan sama persis seperti pasukan yang diliat sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Dimas Daniel ( FH Letti)</strong></p>
<p><strong>Workshop hari ke 2 ( tgl 7 Juli 2011), </strong>waktu Ko Henry mengurapi leader di track 1, dalam Roh saya lihat api membakar dari letti, menyebar ke seluruh kepulauan Maluku Barat Daya. Dinubuatkan ko Henry waktu empartasi. Apa yang ada di ko Henry di empartasikan dalam hidup saya.</p>
<p>Ps. Ben menubuatkan khusus anak – anak Letti, orang – orang mulai datang ke Pulau Letti  dan anak – anak Letti akan ke bangsa – bangsa untuk beritakan injil.<span id="more-355"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Wimpy (FH Kampung Sewu)</strong></p>
<p><strong>Revival Night hari ke 2 (tgl 7 Juli 2011),</strong> ketika kita semua berdoa, semua maju altarcall dan waktu panitia di doakan tiba – tiba Tuhan menyuruh saya buka mata. Saat itu saya mendengar hentakan kaki dan ketika saya buka mata tuhan berbicara kepada saya “ Inilah Pasukan Kerajaan Surga, mereka semua adalah pasukanKu”. Setelah Tuhan berbicara seperti itu, tiba – tiba Ko Hany pun juga melihat “pasukannya Tuhan”.</p>
<p><strong>Revival Night hari ke 3 (tgl 8 Juli 2011), </strong>saya melihat sebuah panggung.. saat itu kurang jelas.. dan kemudian Tuhan perjelas penglihatan saya.. saya melihat di panggung itu ada satu orang yang berdiri dan setelah lebih dekat, ternyata yang berdiri adalah Ko Hanny. Saat itu Tuhan perlebar penglihatan itu. Kemudian saya melihat orang – orang muda berdiri di lapangan (seperti stadion) dan orang itu mulai mendekat ke arah panggung karena pada waktu itu adalah waktu altarcall.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Sari (FH Kartasura)</strong></p>
<p><strong>Yang di dapat waktu FC adalah, </strong>kita harus jadi tentara yang disiplin. Meningkatkan disiplin Rohani.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Ester (Ketua FH Boyolali)</strong></p>
<p><strong>Revival Night hari ke 2 (tgl 7 Juli 2011),</strong> dapat penglihatan ada pasukan banyak sekali membawa banner membentuk lingkaran sangat besar dan surga terbuka. Para malaikat turun dan kemuliaan Tuhan hadir sangat kuat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Rani ( FH  Boyolali)</strong></p>
<p><strong>Revival Night hari pertama ( 6 juli 2011),</strong> dapat penglihatan, malaikat menari di atas. Dan juga dapat waktu awal acara, waktu klip diputar. Sebuah pergerakan itu butuh persatuan dan persatuan itu sangat susah sampai harus ada yang diinjak – injak, diremuk hatinya dan mengalami banyak penolakan.</p>
<p><strong>Revival Night hari ke 2 ( 7 Juli 2011), </strong>dapat impresi. Banyak domba – domba dikumpulkan di atas nyala api. Itu korban kita dan jangan pernah berhenti di situ korbannya. korbannya harus terus ditambah.</p>
<p><strong>Revival Night hari ke 3 ( 8 Juli 2011), </strong>waktu didoakan pengutusan, merasakan tangannya Tuhan gedhe dan lembut banget, serta berlubang paku menggandeng tanganku. Aku nggak  bisa berhenti nangis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>7. </strong><strong>Yohana (AOG)</strong></p>
<p><strong>Revival Night Hari Pertama ( tgl 6 Juli 2011), </strong>pada saat tarian prophetic, roh saya dibawa Tuhan untuk melihat bahwa di alam roh pintu – pintu sudah dibukakan. Tinggal kehidupan, karakter, kerohanian kita untuk lebih dipersiapkan membuka pintu – pintu pekerjaan Tuhan, pintu – pintu pergerakan. Dibutuhkan iman dan persiapan hati yang lebih besar.  Di alam nyata, saat itu saya juga berdoa agar diberi hati Tuhan yang lebih luas. Saat itupun saya sangat merasakan hati yang baru dan besar mulai di taruh dalam hidup saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://firegeneration.org/archives/355/kesaksian-anak-anak-saat-fire-conference/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

